Beranda / Cara Kerja

Empat titik, satu rantai kepercayaan

Setiap tahap mencatat datanya sendiri, terkunci ke tahap sebelumnya, sehingga buyer tinggal memindai satu kode QR untuk melihat seluruh perjalanan produk — bukan cuma titik akhirnya.

1

Tambak

Petambak mencatat siklus budidaya sejak awal — termasuk kapan obat digunakan dan kapan masa aman (withdrawal period) berakhir sebelum panen boleh dilakukan.

  • Data siklus budidaya tercatat sejak hari pertama, bukan direkonstruksi belakangan
  • Sistem menolak otomatis pencatatan panen sebelum masa aman obat selesai
  • Rekam jejak ini yang nantinya membentuk skor kepercayaan petambak
2

Pengolahan

Unit Pengolahan Ikan (UPI) atau cold storage menyambung rantai dari bahan baku mentah ke produk olahan jadi, dengan hasil uji residu dicatat oleh pihak yang terpisah dari yang mencatat panen.

  • Pemisahan tugas: pencatat panen tidak bisa meluluskan hasil uji labnya sendiri
  • Mencegah konflik kepentingan pada titik paling rawan di rantai pasok
  • Setiap perpindahan mitra (tambak → UPI → eksportir) tercatat dengan jejak audit
3

Kemasan & QR

Setiap unit kemasan mendapat kode QR unik yang terhubung langsung ke seluruh riwayat rantai di baliknya — dari tambak asal sampai proses pengolahan yang dilalui.

  • QR digenerate secara lokal per kemasan, unik dan tidak bisa dipakai ulang untuk batch lain
  • Sertifikasi resmi (CBIB/BAP/ASC) yang relevan ikut tertaut ke kemasan tersebut
4

Buyer Scan

Buyer, tim compliance, atau konsumen akhir memindai kode QR dengan HP — tanpa perlu akun, tanpa instalasi apa pun — dan langsung melihat seluruh perjalanan produk.

  • Halaman verifikasi bersifat publik, tapi data sensitif (harga, kontak pribadi) tetap privat
  • Yang ditampilkan: seluruh tahap yang dilalui, bukan cuma titik akhir

Ingin melihat langsung halaman verifikasi QR-nya?

Jadwalkan demo dan kami tunjukkan alur ini dari sisi tambak sampai sisi buyer.

Jadwalkan Demo